Kembali ke Warta
Artikel IT

Peran Data Analyst dan Data Scientist Semakin Dibutuhkan di Era Digital

22 Juni 2026BPTI Admin3 Kali dibaca
Peran Data Analyst dan Data Scientist Semakin Dibutuhkan di Era Digital
Menurut laporan dari McKinsey & Company, organisasi yang memanfaatkan data secara optimal memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memenangkan persaingan bisnis. Hal ini membuat kebutuhan akan tenaga profesional di bidang data terus meningkat. Data Analyst berperan dalam mengolah dan menganalisis data untuk menghasilkan insight yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Mereka biasanya menggunakan tools seperti Excel, SQL, serta platform visualisasi seperti Tableau dan Power BI untuk menyajikan data secara informatif. Sementara itu, Data Scientist memiliki tanggung jawab yang lebih kompleks. Selain menganalisis data, mereka juga membangun model prediktif menggunakan machine learning dan algoritma statistik. Tujuannya adalah untuk memprediksi tren di masa depan, seperti perilaku pelanggan dan peluang pasar. Laporan dari IBM dalam studi The Quant Crunch menunjukkan bahwa permintaan terhadap profesi Data Scientist dan Data Analyst terus meningkat secara signifikan seiring dengan pertumbuhan data global. Fenomena ini juga didukung oleh meningkatnya penggunaan teknologi big data di berbagai industri. Selain itu, LinkedIn melalui laporan Jobs on the Rise beberapa tahun terakhir secara konsisten menempatkan profesi Data Analyst dan Data Scientist sebagai salah satu pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat di dunia. Namun, untuk menekuni profesi ini dibutuhkan keterampilan yang tidak sederhana. Selain kemampuan teknis seperti pemrograman dan statistik, individu juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, problem solving, serta komunikasi yang baik untuk menyampaikan hasil analisis kepada pihak non-teknis.